Sejarah Seleksi CPNS dengan CAT di Kabupaten Barito Kuala

Berita

Marabahan – BKPP. Sebelum tahun 2014, seleksi pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala masih menggunakan kertas lembar jawaban komputer (LJK). Pengadaan terakhir yang menggunakan LJK adalah pada formasi tahun 2013, yaitu dalam seleksi CPNS formasi umum dan Formasi ex. Honorer K2.

Sejak tahun 2014, pemerintah pusat melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) bersama dengan Badan Kepegawaian Negara mulai melaksanakan seleksi secara nasional sejak tahap pendaftaran peserta. Istilah Panselnas atau Panitia Seleksi Nasional mulai dikenal pada masa itu.

Pada tahun 2014 tersebut pendaftaran peserta melalui portal http://panselnas.menpan.go.id. Salah satu keistimewaan dalam penerimaan tahun 2014 adalah pelamar boleh melamar 2 formasi jabatan dan terdapat jabatan yang boleh dilamar oleh lulusan S1 Semua Jurusan. Adapun untuk pelaksanaan seleksinya mulai menggunakan Computer Asisted Test (CAT) BKN walaupun hanya 1 tes yaitu Seleksi Kompetensi Dasar karena Seleksi Kompetensi Bidang belum diwajibkan.

Dalam rangka menghadapi seleksi tersebut maka Pemerintah Kabupaten Barito Kuala melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Barito Kuala menyediakan sarana dan prasarana. Mulai dari mengubah aula rapat menjadi Ruang CAT, menambah ruang pemantauan, hingga pengadaan 46 buah PC All in One termasuk perangkat jaringannya. Pelaksanaan seleksi CPNS di ruang CAT BKD Kab. Barito Kuala pada tahun 2014 terdiri dari 40 peserta per sesi akhirnya dapat dilaksanakan dengan baik setelah menjalani 17 hari non stop. Kelak kemudian akhirnya PC All in One dan perangkat jaringannya inilah yang dibawa ke Gedung Ideham Chalid dalam rangka SKD CPNS Formasi tahun 2019.

Setelah penerimaan CPNS 2014, Pemerintah melakukan moratorium terhadap penerimaan CPNS Umum, kecuali di beberapa instansi pusat dan daerah pemekaran baru. Penerimaan CPNS hanya ada dari PTT Tenaga Kesehatan 2015 dan 2017 serta dari THL-TB Kementerian Pertanian pada tahun 2017.

Seleksi CPNS untuk formasi umum kembali hadir di tahun 2018 silam bersamaan dengan formasi ex Honorer K2 yang berusia dibawah 35 tahun. Untuk seleksi CPNS Tahun 2018 seluruhny telah menggunakan sistem SSCN atau Sistem Seleksi CPNS Nasional yang merupakan penyempurnaan dari tahun 2014 silam. Dengan SSCN maka proses mulai pendaftaran, data peserta tes dan data user login hingga pengumuman menjadi terintegrasi.

Pada tahun 2014, BKD hanya mengatur 40 peserta setiap sesi, sedangkan pada tahun 2018, setiap ruang ujian / sesi-nya berjumlah 35 peserta saja. Pada tahun 2018 ujian dilaksanakan dengan menggunakan fasilitas Sekolah Menengah Atas yaitu di SMAN 1 Marabahan dan SMKN 1 Marabahan dengan sistem CAT UNBK. Sistem CAT UNBK dilaksanakan setelah panselnas bekerjasama mengintegrasikan bank soal SKD dan SKB antara CAT BKN dengan CAT UNBK milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Akhirnya pada tahun 2020 ini seleksi kompetensi bidang (SKD) CPNS kembali menggunakan CAT BKN dengan titik lokasi berada di Gedung Idham Chalid Pemprov Kalimantan Selatan, bersama-sama dengan Pemprov Kalsel, Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan Kabupaten Tapin dengan 450 peserta per sesi. Tentunya ini adalah pengalaman pertama bagi kami di BKD mengatur dan memanjemen 450 orang dalam setiap sesinya. Mohon maaf jika dalam ujian SKD kemaren banyak terdapat kekurangan. Mudah-mudahan kedepannya akan semakin baik.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *